rajaidr'

Mutu Politik

Kumpulan Berita Politik Terbaru Terlengkap dan Terpercaya

Sudah Menang Anies Malah Di Bayangi Rasa Ketakutan

ArmaniQQ'

Sudah Menang Anies Malah Di Bayangi Rasa Ketakutan

 

Sudah Menang Anies Malah Di Bayangi Rasa Ketakutan

Sudah Menang Anies Malah Di Bayangi Rasa Ketakutan

Anies yang bergelar Profesor, paham benar bagaimana sulitnya menjelaskan paham nasionalisme, tranparansi, kesatuan dalam bingkai NKRI, relokasi di rumah susun dengan DP nol persen, kebersihan, kedamaian, toleransi kepada para pendukungnya. Konsep itu ibarat menjelaskan teori relativitas Einstein kepada anak-anak TK.

Mereka tidak paham dengan nalar mereka, Mereka hanya tahu disuapi, dibantu dengan mudah, diberi makan, diberi modal, diberi dana dan didukung segala macam pergerakan mereka untuk mendirikan kota khilafah di ibu kota.Bisa dibayangkan ketika Anies menang, maka gambaran Jakarta bersyariah, Perda-perda bertendensi syariah akan dituntut kepada Anies.

Para pendukungnya semacam Haji Lulung akan meminta ‘jatah’ penguasaan Tanah Abang seperti yang dulu. Mirip lagu ‘aku ingin seperti yang dulu’, nyanyi Lulung. Lalu Lius Sungkharisma akan mengancam Anies menari bugil lagi jika tidak diakomodasi kepentingannya.Tentu nama-nama itu hanya sebagian kecil yang akan menyandera Anies plus segelintir pebisnis ala Harry Tanoe dan Erwin Aksa. Akan banyak kepentingan lain yang akan menyandera habis Anies, Sebagai contoh kepentingan wakilnya Sandi yang telah menghaiskan dana kantong sendiri ratusan miliar. Anies juga harus berbagai rata dengan Sandi.Hal lain yang menakutkan Anies adalah ketidakberdayaannya menolak permintaan ‘jatah’ PKS untuk menguasai sejumlah kepala Dinas di berbagai birokrat Pemrov DKI.

PKS jelas akan mulai bergerilya menanamkan misi silentnya untuk menguasai akar rumput (wong cilik) di DKI seperti di Jawa Barat menggeser PDIP. Mereka siap menggeser Anies ke depan jika tidak sesuai dengan setiran mereka. Agar misi PKS ini di Jakarta berjalan mulus tanpa diganggu KPK, maka lewat Fahri Hamzah di DPR, KPK dihabisi dengan ketokan brutal pengesahan hak angket.Anies juga mendapat ketakutan dari Rizieq. Anies dipastikan tidak akan bisa berkutik. Benar bahwa tidak ada demo Riziew untuk Anies ke depan. Namun Anies harus mengakomodasi maunya Rizieq dan pengikutnya di DKI. Jika melawan Rizieq, maka mudahlah menjatuhkan Anies. Apalagi ditenggarai bahwa Anies masih belum ‘naik haji’ dan beraliran syiah.

Jika tidak mau menuruti kemauan Rizie dan ormas-ormas radikal lain, maka semudah telapak tangan menyerang balik Anies.Jika demikian bagaimana Anies bisa membangun DKI ditengah penyanderaan para pendukungnya? Bagaimana Anies membangun ibu kota dengan terobosan jika banyak ‘jatah’ yang harus ia akomodasi? Bagaimana Anies membangun Jakarta jika ia harus berbagi rata untuk menutup mulut para pendukungnya? Anies akan di bawah bayang-bayang Ahok. Anies sudah mencium kegagalan. Ini yang menakutkan Anies.

Ketakutan Anies ditambah dengan serangan yang siap dimuntahkan oleh para pendukung Ahok termasuk di DPRD DKI jika bertindak gegabah.Ade Armando berani mengatakan bahwa pendukung Ahok adalah orang-orang yang cerdas. Pernyataan ini bukan tanpa dasar. Dari berbagai survei menyimpulkan bahwa para pendukung Ahok adalah mereka yang ekonominya dari kelas menengah atas, berpendidikan tinggi, moderat dan berpikir kritis. Apapun yang dilakukan Anies, maka dengan mudah dikritik, diteropong, dikuliti dan siap dijadikan bahan bulan-bulanan.Anies jelas semakin ketakutan ketika APBD DKI yang sudah masuk dalam e-budgeting di-lock dan diawasi oleh KPK dan BPK. Lalu bagaimana caranya mempermainkan APBD itu agar para pendukungnya mendapat bagian jatah? Pusing kepala gue.

Jika Anies kehabisan akal untuk memenangkan hati pendukungnya, maka ia siap-siap ditendang dan dihabisi oleh para pendukungnya sendiri.Sementara jika Anies berbagi rata dengan pendukungnya, maka ia siap-siap dihabisi oleh para pendukung Ahok, KPK dan kepolisian. Jadi Anies itu ke depan harus siap-siap dikeroyok oleh para pendukungnya sendiri, para pendukung Ahok dan para penegak hukum. Maka tak heran jika usaha dilakukan oleh Anies adalah rekonsiliasi, kesejukan dan perdamaian. Perhatikan selalu ucapan Anies sejak ia menang.

Kata rekonsiliasi. Mengapa?Anies ingin mengurangi musuhnya dari para pendukung Ahok dan muslim yang cerdas dan berusaha meraih simpati mereka. Tujuannya agar serangan mematikan berkurang untuk menguliti program atau kebijakannya ke depan. Maukah berbalik mendukung Anies Ahokers? Entahlah hanya karangan bunga di balai kota yang bisa menjawabnya,

 

Simak Video di bawah ini :

 

Facebook Comments
rajaidr'
rajaidr'

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MUTU SEO